Makalah Sejarah Perkembangan Mipa


KELOMPOK III
‘SEJARAH PERKEMBANGAN MIPA’
Disusun untuk memenuhi salah satu tugas:
Mata kuliah : Dasar-dasar Pendidikan Mipa
Dosen Pengampu : Hj. Nurul Septiana M.Pd

Disusun Oleh:
Moh. Imam
NIM. 1801140533
Ramadani Chairunnisa
NIM. 1801140516
Salma Nada Laila
NIM. 1801140508

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PALANGKARAYA
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
JURUSAN PENDIDIKAN MIPA
PROGRAM STUDI TADRIS BIOLOGI
2019



KATA PENGANTAR

Assalamualaikum wr.wb
Dengan menyebut nama allah yang maha pengasih lagi maha penyayang, Puji syukur kita panjatkan kehadirat ALLAH SWT, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah dan inayahnya, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Sejarah Mipa”
Pada kesempatan kali ini izinkan penulis untuk mentyampaikan rasa terima kasih kepada ibu Hj, Nurul Septiana M.pdselaku dosenpembimbing “Dasar-dasar Pendidikan Mipa”.Penyusunan makalah semaksimal mungkin kami upayakan dengan bantuan dari berbagai pihak, sehingga dapat memperlancar dalam penyusunannya.Untuk itu tidak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini.
Semoga makalah ini dapat memberikan informasi dan bermanfaat untuk pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan khususnya pada sejarah ipa dan kepada semua pembaca. Namun penulis menyadari bahwa makalah ini jauh dari kata sempurna  untuk itu kritik dan saran kami persilahkan, untuk pengembangan kami di masa yang akan datang.
Wassalamualaikum wr.wb




Palangkaraya, 11 Maret 2019


Penyusun

DAFTAR ISI


HALAMAN JUDUL i
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI iii
BAB I PENDAHULUAN 1
A. LATAR BELAKANG 1
B. RUMUSAN MASALAH 1
C. MANFAAT 2
BAB II PEMBAHASAN 3
A. PENGERTIAN MIPA 3
B. SEJARAH PERKEMBANGAN  MIPA 3
C. SUMBANGAN ILMUWAN MUSLIM TERHADAP PERKEMBANGAN 11
D. PERAN IPA BAGI KEHIDUPAN 12
E. MANFAAT ILMU PENGETAHUAN SECARA UMUM 14
BAB III PENUTUP 16
A. KESIMPULAN 16
B. SARAN 17
DAFTAR PUSTAKA 18



BAB I PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) adalah gabungan ilmu yang mempelajari matematika dan ilmu alam (biologi, fisika, kimia).Sedangkan kata “matematika” sendiri berasal dari bahasa Yunani Kuno (mathema) yang berarti pengkajian, pembelajaran, ilmu yang ruang lingkupnya menyempit.Dan pengertian matematika itu sendiri adalah studi besaran, struktur, ruang, dan perubahan. Sedangkan ilmu pengetahuan alam yang dalam bahasa inggris dikenal dengan istilah ”natural science” adalah istilah yang digunakan yang merujuk pada rumpun ilmu dimana objeknya adalah benda-benda alam dengan hokum-hukum yang pasti dan umum. Matematika digunakan di seluruh dunia sebagai alat penting diberbagai bidang, termasuk ilmu alam.
Ilmu pengetahuan telah berkembang pesat dan melahirkan teknologi canggih yang berperan penting dalam kehidupan manusia.Perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya ilmu pengetahuan alam telah mengubah sejarah peradaban manusia menjadi lebih modern.
Ilmu alamiah mempelajari semua alam yang berada di sekitar manusia.Benda-benda alam adalah objek ilmu alamiah.Sesuai dengan tujuan ilmu, ilmu alamiah ingin memperoleh kebenaran mengenai objeknya.Alam sebagai objek penyelidikan mempunyai aspek yang sangat luas, misalnya aspek fisis, asfek biologis, aspek psikologis, aspek ekonomis, dan sebagainya.
B. RUMUSAN MASALAH
1. Apa definisi dari Mipa?
2. Bagaimana sejarah perkembangan Mipa dari zaman ke zaman ?
3. Bagaimana peran (sumbangan)  ilmuan muslim terhadap perkembangan ipa?
4. Apa saja peranan ipa bagi kehidupan?
5. Apa Manfaat ilmu pengetahuan (sains)?

C. MANFAAT
1. Untuk mengetahui dan mempelajari lebih dalam definisi Mipa
2. Untuk mengetahui sejarah perkembangan Mipa
3. Untuk mengetahui apa peran ilmuan muslim pada perkembangan ipa
4. Untuk mengetahui apa  peran ipa sendiri bagi kehidupan
5. Untuk mengetahui manfaat sains
BAB II PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN MIPA
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) adalah gabungan ilmu yang mempelajari matematika dan ilmu alam (biologi, fisika, kimia).Sedangkan kata “matematika” sendiri berasal dari bahasa Yunani Kuno (mathema) yang berarti pengkajian, pembelajaran, ilmu yang ruang lingkupnya menyempit.Dan pengertian matematika itu sendiri adalah studi besaran, struktur, ruang, dan perubahan. Sedangkan ilmu pengetahuan alam yang dalam bahasa inggris dikenal dengan istilah ”natural science” adalah istilah yang digunakan yang merujuk pada rumpun ilmu dimana objeknya adalah benda-benda alam dengan hokum-hukum yang pasti dan umum. Matematika digunakan di seluruh dunia sebagai alat penting diberbagai bidang, termasuk ilmu alam.
Ilmu pengetahuan alam (IPA) merupakakan kumpulan pengetahuan tersusun secara sistematis yang didasarkan pada penyelidikan dan interpretasi terhadap peristiwa-pristia atau gejala alam melalui metode dan sikap ilmiah.Ilmu ini terus berkembang, bertambah luas dan mendalam sesuai dengan hasil penemuannya.

B. SEJARAH PERKEMBANGAN  MIPA
Awal dari Mipa di mulai pada saat manusia memperhatikan gejala-gejala alam, mencatatnya, dan kemudian mempelajarinya. Pengetahuan yang di peroleh mula-mula terbatas pada hasil pengamatan terhadap gejala alam yang ada, kemudian makin bertambah dengan pengetahuan yang di peroleh dari hasil pemikirannya.Dengan peningkatan daya pikirnya manusia akhirnya dapat melakukan eksperimen untuk membuktikan kebenaran dari suatu pengetahuan.Setelah manusia mampu memadukan kemampuan penalaran dengan ekprimen maka lahirlah ilmu pengetahuan alam sebagai ilmu yang sempurna.
1. Awal perkembangan MIPA pada zaman pra sejarah
Pada dasarnya manusia pada zaman purba hanyalah menerima semua peristiwa sebagai fakta.Menunjukkan bahwa manusia purba masih berada pada tingkatan sekedar menerima, baik dalam sikap maupun dalam pemikiran pada zaman batu, manusia menggunakan batu dan tulang binatang sebagai peralatan.Pada perkembangan selanjutnya, bendabenda yang dipergunakan mengalami kemajuan dan perbaikan. Secara umum, pengetahuan pada zaman purba ditandai dengan adanya lima kemampuan, yaitu:
a. Pengetahuan didasarkan pada pengalaman
b. Pengetahuan berdasarkan pengalaman itu diterima sebagai fakta
c. Kemampuan menemukan abjad dan system bilangan alam
d. Kemampuan menulis, berhitung
e. Kemampuan meramalkan peristiwa fisik atas dasar peristiwa sebelumnya yang pernah terjadi.
2. Perkembangan MIPA di Mesir dan Babilonia
Sekitar tahun 3000 SM di daerah Mesopotamia, orang mulai bertani dalam jumlah besar, menggunakan binatang dan bajak, memiliki perahu dan kendaraan beroda sebagai sarana transportasi. Mereka juga sudah mampu mengolah logam dan membuat barang dengan keramik.Tahun 2500 SM bangsa Sumaria telah mengenal matematika.Tahun 2000 SM dinasti Hamorabi mengembangkan kemajuan kebudayaan.Matematika semakin berkembang.Orang Babilonia telah mampu membagi hari dalam jam serta menyatakan bahwa satu tahun terdiri atas 365 hari.
3. Perkembangan MIPA di India Kuno
Pada zaman kuno, pengetahuna yang telah dikenal di daerah lembah sungai Indus ini adalah astronomi, matematika dan kedokteran.Walaupun tidak dapat menyamai perkembangan astronomi di babilonia, namun para pengamat benda-benda angkasa telah mengamati posisi matahari, bulan dan beberapa bintang.Dari pengamatan itu ditentukan banyaknya waktu dalam satu tahun dan satu bulan.
Trigonometri serta lambang-lambang bilangan juga dikembangkan dengan baik.Berhitung dengan menggunakan angka nol dan angka satu sampai Sembilan berkembang dan menggunakan dalam kehidupan sehari-hari.
4. Perkembangan MIPA pada zaman Yunani Kuno
Perkembangan ilmu pengetahuan pada zaman ini didasari oleh perolehan pola pikir mitosentris, yakni kepercayaan pada dewa-dewa menjadi pola pikir logosentris yakni penggunaan ilmu dalam mengungkap rahasia alam semesta. Pola pikir ini dimulai dengan mempertanyakan apa sebenarnya asal usul alam semesta. Kemudian mulailah bermunculan filsuf dan ilmuwan terkemuka pada zaman Yunani Kuno, diantaranya:
a. Thales dari Miletus (624-525 SM)
Thales mempelajari ilmu ukur dan membawanya ke Yunani.Ia memiliki pemikiran bahwa air adalah prinsip dasar dan merupakan pangkal, pokok, dan dasar dari segala-galanya. Dalam geometri, Thales dikenal karena menyumbangkan apa yang disebut teorema Thales yang berisi sebagai berikut:
- Sebuah lingkaran terbagi dua sama besar oleh diameternya.
- Sudut bagian dasar segitiga sama kaki adalah sama besar
- Jika ada dua garis lurus saling bersilangan maka kedua sudut yang saling berlawanan akan sama.
- Sudut yang terdapat pada lingkaran adalah sudut siku-siku
- Sebuah segitiga terbentuk bila bagian dasarnya serta sudut-sudut yang bersinggungan dengan bagian dasar tersebut telah ditentukan.
b. Phytagoras (582-496SM)
Phytagoras merupakan matematikawan dan filusuf Yunani yang dikenal dengan teorema phytagoras, yang menyatakan bahwa kuadrat hipotenusa dari suatu segi tiga siku-siku adalah sama sama dengan jumlah kuadrat dari kaki-kakinya. Walaupun fakta dalam teorema ini telah banyak diketahui sebelum lahirnya phytagoras, namun teorema ini diserahkan kepada phytagoras karena ia yang pertama kali membuktikan pengamatan ini secara matematis. Selain itu, phytagoras berhasil membuat lembaga pendidikan yang disebut phytagoras society. Selain itu, dalam ilmu itu dan aritmatika ia berhasil menyumbang teori tentang bilangan pembentukan benda dan menemukan hubungan antara nada dan panjang dawai.
c. Aristoteles (384-322 SM)
Aristoteles adalah seorang filsuf Yunani, murid dari Plato dan guru dari Alexander yang agung.Ia memberikan kontribusi dibidang metafisika, fisika, etika, politik, ilmu kedokteran, dan ilmu alam. Dibidang ilmu alam, ia merupakan orang pertama yang megumpulkan dan mengklasifikasikan spesies-spesies biologi secara sistematis.
d. Demokreitos
Demokreitos berpandangan bahwa material terdiri dari partikel-partikel kecil, sedemikian kecilnya sehingga ia tidak dapat dibagi lagi.
e. Archimedes (287-212 SM)
Archimedes merupakan matematikawan terbesar dari zaman purba kala.Ia menerima pendidikan di Alexanderia, pusat pengajaran dan kebudayaan Yunani. Pada masanya sendiri ia terkenal sebagai pencipta dan seorang ilmuwan praktis. Ia menciptakan sekrup Archimedes untuk memompa air, ia menyatakan sifat-sifat katrol dan pengungkit, ia membangun sebuah model mekanis yang meniru gerakan bulan dan planet-planet.
f. Claudius ptolemaeus
Berpendapat bahwa bumi sebagai pusat jagat raya, bintang dan matahari mengelilingi bumi.Planet beredar melalui orbitnya sendiri dan terltak antara bumi dan bintang. Karya Ptolemaeus ditulis sekitar tahun 150 dan diberi nama syntaxis, yang kemudian oleh bangsa arab dinamakan almagest yang menjadi ensiklopedia dalam ilmu perbintangan.
5. Perkembangan MIPA pada Zaman Pertengahan
Pada zaman pertengahan oleh para ilmuan sering dinamakan abad kegelapan.Hal ini disebabkan perkembangan ilmu pengetahuan yg sudah ada sejak zaman Yunani-Romawi menjadi terhenti di eropa.Pada waktu itu agama Kristen berkembang di eropa, kekuasaan eropa begitu dominan dan sangat menentukan kehidupan di eropa.semua kehidupan harus di atur dengan doktrin gereja atau hukum dan ketentuan tuhan, gereja tidak memberikan kebebasan berfikir. Hal ini telah menyebabkan kemunduran bagi perkembangan ilmu pengetahuan.
6. Zaman Renaissance
Zaman renaissance ditandai dengan berkembangnya ilmu hitung dan aljabar yang mewarnai perdagangan, astronomi dan penelitian. Tokoh-tokoh ilmuwan yang berpengaruh dimasa ini adalah:
a) Nicolas Copernicus (1473-1543 M), adalah seorang astronom, matematikawan, dan ekonom yang berkembangsaan Polandia. Iamengembangkan Teori Heliosentris (Tata Surya berpusat di matahari).
b) Galileo Galilei (1564-1642 M), adalah seorang astronom,filsuf, dan fisikawan Italia yang memiliki peran besar dalam revolusi ilmiah. Sumbangannya dalam keilmuan antara lain antara lain adalah penyempurnaan teleskop (dengan 32 x pembesaran) dan berbagai observasi astronomi. Dia adalah orang pertama yang melukiskan tata surya seperti yang kita kenal sekarang.
c) Tycho Brahe (1546-1601 M), adalah seorang bangsawan Denmark yang terkenal sebagai astronom atau astrolog dan alkimiawan. Tycho adalah astronom pengamat paling menonjol di zaman pra-teleskop. Akurasi pengamatannya pada posisi bintang dan planet tak tertandingi pada masa itu.
d) Johannes Kepler (1571-1630 M), adalah astronom jerman, matematikawan dan astrolog. Ia paling di kenal melalui hokum gerakan planetnya. Kepler juga ahli optik dan astronomi. Penjelasannya tentang pembiasan cahaya tertuang dalam buku Supplement To Witelo, Expounding The Optical Part Of Astronomy. Ia adalah orang pertama yang menjelaskan cara kerja mata.
e) Fancies Bacon (1561-1626 M), adalah seorang filsuf, negarawan dan penulis Inggris. Karya-karyanya antara lain membangun induksi untuk penelitian ilmiah, sering kali disebut metoda Baconian.
f) Andreas Vesalius, adalah dokter dan ahli anatomi  terkemuka di Belgia yang terkenal karena penemuannya atas struktur tubuh manusia, serta perbaikannya terhadap konsep-konsep anatomi kuno yang ternyata salah. Ia menulis buku revolusioner di bidang anatomi, yang berjudul “De Humani Corporis fabrica” yang terdiri atas tujuh jilid, dan dalam buku itulah ia menjelaskan struktur tubuh manusia dengan dilengkapi gambar-gambar yang dibuatnya sendiri. Buku karya Vaselius tersebut dianggap sebagai buku anatomi terlengkap pada saat itu, yang juga tetap menjadi salah satu rujukan pada masa kini.
g) William Gilbert (1544-1603 M) adalah seorang ilmuwan Inggris dan dokter yang menerbitkan buku De Magnete yang ditulis seluruhnya dalam bahasa latin. Gilbert menjadi orang pertama yang menjelaskan kerja kompas magnetik.
7. Zaman Modern
Zaman ini dikenal sebagai masa rasionalisme yang tumbuh di zaman modern karena munculnya berbagai penemuan ilmu pengetahuan. Beberapa ilmuwan di masa ini antaranya:
a) Issac Newton
Issac Newton adalah seorang ahli matematikawan, fisika dan astronomi.Karya bukunya Philosophiae Naturalis Principia Mathematica yang diterbitkan pada tahun 1687 dianggap sebagai buku paling berpengaruh sepanjang sejarah sains.Dalam karyanya ini, Newton menjabarkan hukum gravitasi dan tiga hukum gerak yang mendominasi pandangan sains mengenai alam semesta selama tiga abad. Newton berhasil menunjukkan bahwa gerak benda di Bumi dan benda-benda luar angkasa lainnya diatur oleh sekumpulan hukum-hukum alam yang sama. Dalam bidang mekanika, Newton mencetuskan adanya prinsip kekekalan momentum dan momentum sudut. Dalam bidang optika, ia berhasil membangun teleskop refleksi yang pertama dan mengembangkan teori warna berdasarkan pengamatan bahwa sebuah kaca prisma akan membagi cahaya putih menjadi warna-warna lainnya. Ia juga merumuskan hukum pendinginan dan mempelajari kecepatan suara. Dalam bidang matematika pula, bersama dengan karya Gottfried Leibniz yang dilakukan secara terpisah, Newton mengembangkan kalkulus diferensial dan kalkulus integral.Ia juga berhasil menjabarkan teori binomial, mengembangkan “metode Newton” untuk melakukan pendekatan terhadap nilai nol suatu fungsi, dan berkontribusi terhadap kajian deret pangkat.
b) Rene Descartes
Rene Descartes sering disebut sebagai bapak filsafat modern karena pendapatnya yang revolusioner.Ia juga dikenal sebagai pencipta system koordinat kartesius, yang mempengaruhi perkembangan kalkulus modern.
c) Carolus Linnacus
Carolus adalah seorang ilmuwan swedia yang meletakkan dasar tatanama biologi.Ia mengembangkan apa yang sekarang dikenal sebagai klasifikasi ilmiah.
d) Charles Robert Darwin (1809-1882M)
Darwin adalah seorang naturalis yang teori revolusionernya meletakkan landasan bagi teori evolusi modern dan prinsip garis keturunan yang sama dengan mengajukan seleksi alam sebagai mekanismenya. Teorinya yang paling menggemparkan adalah “Nenek moyang manusia adalah kera”.
e) Joseph John Thompson (1856-1940 M)
Thompson adalah seorang ilmuwan dengan penelitiannya yang menghasilkan penemuan Elektron. Thompson mengungkapkan bahwa gas mampu mengentarkan listrik, ia menjadi seorang perintis ilmu fisika nuklir. Dia juga menemukan sebuah metode untuk memisahkan jenis atom dan sinar molekul yang berbeda dengan menggunakan sinar positif.
f) Michael Faraday (1791-1867 M)
Faraday adalah ilmuwan Inggris yang mendapat julukan Bapak Listrik, karena berkat usahanya listrik menjadi teknologi yang banyak gunanya.Faraday adalah penemu Hukum elektrolisis.
g) Blaise Pascal
Blaise Pascal adalah seorang ahli matematika, fisika, dan agama filsuf.Karyanya berupa kontribusi penting pada pembangunan mekanis kalkulator.


C. SUMBANGAN ILMUWAN MUSLIM TERHADAP PERKEMBANGAN
Ilmuan muslim telah banyak berjasa dalam pengembangan ipa, khususnya ilmu kimia, baik dari yunani maupun mesir. Ahli kimia Muslim menyadari bahwa alkimia yang di lakukan oleh orang-orang Yunani dan Mesir pada zama purba itu bersifat spekulatif bercampur mistik oleh karena itu para ahli kimia Muslim menentangnya dan mereka melakukan eksperimen yang kemudian menghasilkan zat-zat kimia baru yang di kenal antara lain sebagai : asam, basa, alcohol dan garam. Istilah Alkali untuk basa berasal dari kata arab “Al-Kali” yang berarti abu tumbuhan dan natrium hidroksida adalah basa basa penting yang telah di buat oleh ilmuan muslim. Eksperimen yang mereka lakukan antara lain meliputi destilasi, sublimasi, kristalisasi, oksidasi dan presipitasi.mereka juga telah membuat beberapa senyawa dalam jumlah besar, baik untuk keperluan ilmiah maupun keperluan pengobatan. Senyawa mineral yang telah di sintesis antara lain besi sulfat, merkuri sulfida, merkuri oksida, tembaga sulfat, tembaga sulfida, natrium bkarbonat, dan kalium sulfide ( Soemodimedjo&Poedjiadi, 2000).
Para ahli kimia muslim juga telah mengenal cara memperoleh tembaga murni, yaitu dengan jalan mengalirkan larutan tembaga sulfat pada potonmgan-potongan besi. Ini adalah suatu penemuan dalam m bidang elektrokimia.Demikian pula penemuan berkaratrnya logam biasa bila kena udar ayang lembab adalah suatu penemuan yang penting pada masa itu.Selain dalam ilmu kimia, mereka juga memberikan sumbangan dalam bidang teknologi kimia, mereka menyempurnakan pembuatan gelas dan memberikan warna-warna dengan mengggunakan oksida-oksida logam. Pembuatan baja untuk pedang yang di kenal di seluruh dunia dilakukan oleh pekerja muslim di Damaskus dan di Spanyol. Demikian pula mereka telah menyempurnakan teknologi pembuatan kertas pada abat ke-9 M (Hodgson,1974; dan Lapidus,1991).
Jabir Ibnu Hayyan merupakan seorang ahli kimia muslim pada awal perkembangan kimia, perkembangan pengetahuan termasuk kimia masih belum tampak nyata. Pada masa itulah Jabir Ibnu Hayyan telah banyak melakukan ekskperimen dan membuat catatan yang sistematis atas observasi dan eksperimennya. Ia boleh dikatakana telah merintis empirisme sebagai metode ilmiah . untuk melakukan eksperimen-eksperimennya, Jabir ibnu Hayyan mendirikan sebuah laboratorium, karena ia berpendapat bahwa eksperimen merupakan aspek penting dalam kimiab, baginya nilai ilmu kimia ditentukan oleh apa yang telah di uji dan di buktikan kebenarannya melalui eksperimen, tanpa eksperimen kimia tidak ada artinya, itulah pendapat dari Ibnu Hayyan (Nasr,1983; UNESCO, 1986; dan Soemodimedjo & Poedjiadi,2000).
Di samping sebagai ahli kimia , Jabir Ibnu Hayyan juga seorang ahli dalam bidang astronomi, matematika, botani, fsrmskologi dan kedokteran. Penguasaannya terhadap bahasa yunani menunjang kegiatan dalam melakukan penerjemahahan dan menulis tanggapan terhadap buku karya ilmuan yunani. Namun demikian ia lebih di kenal dengan ahli kimia dan memperoleh sebutan “Bapak Kimia Islam” dan pendiri laboratorium kimia pertama.


D. PERAN IPA BAGI KEHIDUPAN
Ilmu pengetahuan alam atau sains mempelajari alam semesta, dimanasemua mahluk hidup dan mahluk  tak hidup berada mengalami perubahan dari masa ke masa. Air, udara, tanah, cahaya matahari, angin dan sebagainya merupakan sumber daya alam manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.Air merupakan sumber daya alam yang sangat dibutuhkan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari untuk minum, pertanian, perkebunan, pembangkit listrik dan sebagainya.Demikian halnya dengan udara.Udara merupakan campuran dari berbagai macam gas, seperti gas oksigen, gas nitrogen, gas karbon dioksida, gas hydrogen serta gas-gas lain nya yang tentunya di butuhkan oleh manusia.
Sumber daya alam lain nya yang sangat penting adalah tanah. Tanah merupakan tempat berpijaknya manusia, hewan serta mahluk-mahluk lainnya. Diatas tanah juga manusia mendirikan rumah, jalan dan sebagainya. Namun demikian seiring perkembangan nya zaman serta jumlah penduduk yang semakin meningkat, maka ketersediaan sumber daya alam yang di butuhkan manusia semakin hari semakin berkurang. Beberapa sumber daya alam seperti cahaya matahari, angin dan udara, mungkin jumlahnya tetap, tetapi sumber daya alam tersebut sudah terkontaminasi oleh bahan-bahan pencemar yang di hasilkan oleh aktifitas manusia maupun oleh peristiwa alam seperti gunung berapi, sehingga kurang baik apabila di gunakan oleh manusia. Dengan kata lain, beberapa sumber daya alam yang ada sudah tidak mampu lagi umtuk mencukupi seluruh kebutuhan manusia. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:
1. Jumlah penduduk yang semakin hari semakin meningkat, baik di perkotaan maupun pedesaan.
2. Ketersediaan sumber daya alam yang tetap, bahkan semakin hari semakin berkurang.
3. Hasil yang di peroleh dari sumber daya alam sangat terbatas, sementara kebutuhan manusia semakin meningkat.
4. Sumber daya alam yang ada kurang baik untuk di gunakan manusia, karena sudah terkontaminasi oleh bahan-bahan pencemar.  

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama pada ilmu pengetahuan alam sangat membantu manusia dalam memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya, beberapa bidang yang merupakan aplikasi dari perkembangan ilmu pengetahuan alam, anatara laim:
1. Bidang Pertanian
Tanah pertanian yang semakin hari semakin berkurang, dilain pihak kebuutuhan manusia akan hasil pertanian semakin hari semakin meningkat, di perlukan upaya cermat agar manusia dapat
mengoptimalkan ketersediaaan tanah tersebut, pengolahan tanah hasil pertanian yang semula hanya dilakukan secara tradisiomal dengan menggunakan cangkul, atau mennhunakan tenaga hewan seperti sapi, kini telah menggunakan teknologi modern seperti menggunakan traktor.

2. Pada bidang kesehatan
Kesehatan merupakan salah satu faktor terpenting bagi manusia,  agar manusia dapat melaksanakan aktifitasnya guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kemajuan ilmu pengetahuan allam dan teknologi membawa perubahan besar pada bidang kesehatan, dimana banyak di temukan obat–obat yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit, disamping itu di temukan pula alat-alat kesehatan yang membantu para dokter dalam menangani pasiennya.
3. Bidang Transportasi
Pada zaman dahulu orang menggunakan hewan seperi kuda dan unta sebagai alat transportasi, kimi hewan-hewan tersebut sudah hampir tidak digunakan lagi sebagai alat transportasi.Beberapa tahun yang lalu becak dan andong banyak digunakan sebagai alat transportasi, namun sekarang semakin terkikis dengan kemajuan zaman sebagai akibat meningkatnya pendidikan, motor, mobil dan pesawat kini menjadi alat transportasi moderndengan berbagai fitur canggihyang sangat membantu penggunanya.
E. MANFAAT ILMU PENGETAHUAN SECARA UMUM
Menurut Liang Gie (1984), dengan berkembangnya sains, manusia dapat terus mencari dan mengetahui sains sebanyak-banyaknya dan seluas-luasnya karena sains sangat bermanfaat untuk:
1. Mengungkap Suatu Kebenaran (truth).
2. Menambah pengetahuan agar lebih terampil dalam mengarungi bahtera hidup.
3. Meningkatkan pemahaman terhadap suatu gejala alam.
4. Menjelaskan (explanation) proses sebab akibat dari suatu kejadian.
5. Memperkirakan suatu kejadian yangakan terjadi.
6. Mengendalikan (control) alam agar sesuai yang diharapkan.
7. Menerapkan (application) suatu kaidah alam.
8. Menghasilakn (production) sesuatu yang berguna bagi kehidupan umat masa kini dan umat masa akan datang.

BAB III PENUTUP
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) adalah gabungan ilmu yang mempelajari matematika dan ilmu alam (biologi, fisika, kimia).Sedangkan kata “matematika” sendiri berasal dari bahasa Yunani Kuno (mathema) yang berarti pengkajian, pembelajaran, ilmu yang ruang lingkupnya menyempit. Sedangkan ilmu pengetahuan alam yang dalam bahasa inggris dikenal dengan istilah ”natural science” adalah istilah yang digunakan yang merujuk pada rumpun ilmu dimana objeknya adalah benda-benda alam dengan hokum-hukum yang pasti dan umum. Awal dari ipa di mulai pada saat manusia memperhatikan gejala-gejala alam, mencatatnya, dan kemudian mempelajarinya. Setelah manusia mampu memadukan kemampuan penalaran dengan ekprimen maka lahirlah ilmu pengetahuan alam sebagai ilmu yang sempurna.
Beberapa bidang yang merupakan aplikasi dari perkembangan ilmu pengetahuan alam, antara laim:
1. Bidang Pertanian
2. Pada bidang kesehatan
3. Bidang Transportasi
Sains sangat bermanfaat untuk:
1. Mengungkap Suatu Kebenaran (truth).
2. Menambah pengetahuan agar lebih terampil dalam mengarungi bahtera hidup.
3. Meningkatkan pemahaman terhadap suatu gejala alam.
4. Menjelaskan (explanation) proses sebab akibat dari suatu kejadian.
5. Memperkirakan suatu kejadian yangakan terjadi.
6. Mengendalikan (control) alam agar sesuai yang diharapkan
7. Menerapkan (application) suatu kaidah alam.
8. Menghasilakn (production) sesuatu yang berguna bagi kehidupan umat masa kini dan umat masa akan datang.

B. SARAN
Menyadari bahwa makalah ini jauh dari kata sempurna maka kedepannya kami akan lebih maksimal lagi dalam pembuatan makalah, kritik dan saran kami perlukan untuk pengembangan di masa yang akan datang, semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.

DAFTAR PUSTAKA

Sujana, Atep. 2014. Dasar-Dasar Ipa: Konsep dan Aplikasinya. Bandung: Upi Press
 Hamdani. 2011. Filsafat Sains. Bandung: Pustaka Setia
 Nahadi, Muhammad, Dkk. 2011. Hubungan Islam Dengan Ilmu Pengetahuan Alam Dalam Perspektif Sejarah. Atikan



Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Makalah Fenomena Guru Teladan

Makalah Islam, Keluarga dan Masyarakat